Opini Berita Politik Terkini Indonesia & Referensi Situs Pemilu 2014

soal menjadi pengurus osis

Hah? Farhat Abbas Capres 2014, Beginikah Calon Presiden yang Tersisa?

farhat abbas rasis sara

Menurut loe, Farhat Abbas bilang “Cina”, rasis atau enggak rasis?

[dil dil = 1053]

Indonesia sudah di titik nadir apalagi setelah ada berita ambisius Farhat Abbas Capres 2014. Ibarat kompetisi ajang pencarian bakat, sekarang udah ga ada lagi bakat yang mumpuni buat jadi calon kuat jawara. Begitulah seenggaknya yang keliatan sejauh ini dalam peta kontestasi presidensial di negeri ini. Yang mumpuni tinggal muka-muka lama yang mungkin walau punya kompetensi tapi sepertinya sudah ga bisa sedinamis orang-orang baru. Yang muka-muka baru justru sudah gak kompeten, eh malah suka nyeleneh. Udah gak rahasia lagi, kalau orang yang menyebut dirinya pantas capres seperti Rhoma Irama jelas gak masuk hitungan dalam sisi kompetensi. Lalu disusul Dahlan Iskan yang suka nabrak sana-sini. Terakhir, Farhat Abbas yang sendiri mengusung dirinya menjadi capres; gak jelas kompetensinya apa malahan terakhir nyindir nyinyir Ahok dengan nada, konon, rasialis.

Sorry to say, soal stok calon presiden udah jadi guyonan masyarakat banyak. Kok bisa-bisanya gitu, orang yang ngatur dirinya sendiri aja gak bisa pede calonkan diri jadi presiden (?) Haha. Bisa dibilang yang serius pantas jadi capres cuma beberapa nama sekarang ini seperti: Jusuf Kalla, Megawati, Jokowi (?), dan Mahfud MD.

Di Pemilu 2014, masyarakat harus mampu tega menghukum para oportunis kekuasaan. Jangan beri lagi suara kepada orang-orang yang jelas-jelas gak kompeten dan gak tulus. Serius, 2014 harus menjadi titik perubahan bangsa ini kalau memang kita masih peduli. Apa loe pada tega ninggalin warisan sejarah yang buruk ke anak cucu karena kita lagi-lagi salah pilih presiden? Jangan anggap pilih presiden seremeh pilih ketua OSIS, memilih presiden berarti menunjuk rejim kekuasaan, menunjuk rejim kekuasaan berarti memberikan keleluasaan kepada sekelompok orang untuk ikut menentukan nasib KAMU!

Sudah dua tahun dipimpin rejim SBY yang rada lembek apa gak cukup gondok? Berapa kali kamu makan ati liat “keprihatinan” presiden yang tanpa aksi? Berapa kali kamu telen ludah kesel karena ngeliat nurani presiden tanpa berani? Kemaren aja makan ati lagi kan pas si Angelina Sondakh dihukum cuma sekitar 4 tahun padahal dituntut 12 tahun, apalagi Anggie ga dipaksa untuk mengembalikan duit yang ada di tangannya! Memang bukan SBY yang ngetok palu, tapi sedikit banyak, sebuah rejim kekuasaan akan memberikan pengaruh seluruh lembaga negara yang bekerja.

farhat abbas capres 2014

Alternatif Capres selain Farhat Abbas Capres 2014

Beberapa kawan saya berseloroh hopeless tentang kondisi terakhir ini. Dia bilang bahwa pencapresan kini udah dijadikan ajang ketoprak humor oleh banyak pihak, menjadi sebuah kontes drama yang tujuannya cuma hora-hore biar makin eksis. Untuk makin memperkeruh suasana ngocol, kawan saya itu bahkan mengajukan beberapa nama pasangan capres. Biar tambah ancur katanya:

  1. Rhoma – Aceng Fikri
  2. Ibas – Raasyid Rajasa
  3. Farhat – Rija “Rumor” Abbas (*biar makin akrab)
  4. Sutan Batugana – Ruhut Sitompul
  5. Aburizal Bakrie - La Nyalla Mattalitti
  6. Dahlan Iskan (pak DI tanpa capres, soalnya dia kan supermen)
  7. Habib Rizieq – Munarman

Kalau kamu pilih yang mana? Wkwkwkw. Farhat Abbas Capres 2014, Farhat Abbas Capres 2014? Really?