poros tengah amin rais

Poros Tengah Jilid 2: Manuver Politik Amien Rais di Pemilu 2014

Manuver Politik Amien Rais di Pemilu 2014, Manuver Dua Muka yang Konyol

Lama tak terdengar, Amien Rais muncul lagi. Tapi kali ini tidak dalam kaliber kelas dewa, justru dia makin gurem. Bukan hanya dalam persepsi publik luas, namun juga internal PAN. Saat berpidato di milad PAN ke-15 kemarin, Amien hanya diberi waktu 3 menit. Sementara Hatta diberikan waktu berpuluh-puluh menit. Mungkinkah Amien Rais sudah dianggap sebagai simbol PAN yang tidak relevan secara internal? Atau memang isi Amien sudah tidak berbobot?

Ya, mencla-menclenya politikus yang satu ini bisa dibilang menjadi semacam “dosa besarnya” di mata publik. Banyak momen dahulu di mana Amien bermain over-acting yang mengesankan dia bermuka dua. Paling jelas adalah ketika dirinya, lewat geng Poros Tengah, mendorong Gus Dur untuk dipilih sebagai presiden demi mengalahkan Megawati yang mana saat itu PDI adalah pemenang Pemilu 1999. Ironisnya, Amien Rais juga yang menjadi aktor saat momen kelengseran Gus Dur.

Rakyat paham manuver politik Amien Rais di Pemilu 2014 berpotensi mencla mencle juga seperti dulu. Apalagi, tidak terasa lagi guratan nasionalisme Amien Rais seperti saat dirinya menjungkalkan Soeharto. Kini, Amien Rais tak lebih sebagai Sales Obat merek Hatta Rajasa.