makalah tentang pemilu 2014

Skenario: Siapa Cawapres Jokowi? Siapa Cawapres Prabowo?

Siapa Cawapres Jokowi? Siapa Cawapres Prabowo?

Pertanyaan yang kini banyak diajukan publik adalah siapa kira kira cawapres Jokowi?. Agaknya publik, bahkan terakhir ini SBY, sudah menyiratkan keniscayaan nasib Jokowi untuk jadi presiden selanjutnya negeri ini. Namun, pertanyaan selanjutnya adalah siapa pendamping paling mungkin bagi Jokowi? Karena pemilu legislatif masih lusa, mari kita membuat hitung-hitungan politik yang imaginer berdasarkan survey kredibel paling akhir. Mari kita hasil Quick Count Pemilu 2014 rilis Kompas Litbang yang penulis yakin kredibel, valid, obyektif, dan tidak tendensius terhadap pemenangan kubu politik mana pun.

siapa cawapres jokowi

Berikut adalah hasil Quick Count Pemilu 2014 rilis Kompas Litbang:

PDIP 19.22%
Golkar 15.03%
Gerindra 11.76%
Demokrat 9.43%
Hanura 5.08%
PKS 7.01%
PAN 7.49%
NasDem 6.68%
PKB 9.17%
PPP 6.7%
PBB 1.49%

Berdasarkan asumsi angka di atas. Penulis berskenario bahwa pada pemilihan presiden 9 Juli nanti akan ada 3 kubu calon presiden yang paling mungkin tercipta.

  1. Kubu PDI-P yang jelas mencapreskan Jokowi. Berbasiskan data di atas sangat mungkin partai moncong putih ini melaju sendirian tanpa harus pusing merangkul partai lain untuk mencapai PT (Presidential Threshold). Hanya saja, sepertinya Nasdem dengan sendirinya akan mendukung pencalonan Jokowi. Kuat indikasi Megawati akan memajukan cawapres pilihan sendiri. (terkumpul 26%).
  2. Kubu Golkar yang paling mungkin menggandeng Demokrat dan PAN untuk mengusung Abu Rizal Bakrie. Cawapres akan muncul dari konvensi Demokrat, bisa jadi nama seperti Pramono Edhie atau pun Dahlan Iskan muncul sebagai cawapres pendamping ARB. Atau, bisa juga nama Hatta Rajasa yang dimajukan bersama ARB. Walau bukan tokoh Demokrat, Hatta adalah besan SBY sendiri. (terkumpul 31%).
  3. Kubu ketiga adalah kubu tarik menarik antara dua pemodal besar: Prabowo vs. Win-HT. Gerindra membutuhkan tambahan 6% untuk meloloskan nama Prabowo sebagai capres. Sedangkan Hanura membutuhkan tambahan 14% suara lainnya. Dengan kata lain Gerindra tidak membutuhkan dukungan Hanura, sedangkan Hanura membutuhkan suara Gerindra. Sebab suara PKS, PKB, dan PPP saja tidak cukup untuk meloloskan PT Win-HT. Jadi yang paling mungkin kubu 3 adalah Gerindra yang dibantu suara PKS, PKB, dan PPP untuk mengusung Prabowo. Apalagi akhir-akhir ini ada kecenderungan Gerindra yang katanya nasionalis itu mulai mendekati kaum sayap kanan. (terkumpul 33%).

Kalau disimpulkan skenario peta koalisi untuk calon presiden menjadi demikian:

Sewotnya Akun Instagram Ani Yudhoyono: Sosmed itu Merah, Jenderal!

Sewotnya Akun Instagram Ani Yudhoyono

Sebenarnya tidak ingin menulis tentang ini, tapi kok ya lama-lama sang Ibu Negara rada terlalu over-sensitif dengan seliweran komentar yang ada di dunia maya, dalam hal ini instagram, jadi mengundang opini. Kali ini napas tulisannya bukan politik, tapi lebih ke kehidupan sosial.

sewotnya Akun Instagram Ani Yudhoyono

Lewat nama akun instagram Ani Yudhoyono: @aniyudhoyono, hari Selasa kemarin bu Ani kembali sewot saat ada seorang pengguna Instagram bernama akun @zhafirapsp komentar: “Di saat rakyatnya yang sedang kebanjiran, Ibu Ani malah sibuk dengan akun instagramnya :))”Sebagai latar belakang saja, komentar itu untuk menimpali a
ktivitas akun Instagram Ani Yudhoyono yang sedang baru saja asik meng-upload foto Airlangga cucunya yang sedang bermain piano mainan. 

Terang saja komentar @zhafirapsp itu mendapat timpalan sewotnya akun Instagram Ani Yudhoyono. Akun @aniyudhoyono membalas: “Lho ibu Jokowi dan ibu Ahok ke mana ya? Koq saya yang dimarahi?”

Loe Lebay…

Komentar sewot akun Instagram ibu Ani kali ini saya pikir lebay. Ibarat nasi goreng, ini masuk nasi goreng spesial. Ada rasa terlalu sensitif yang dicampur dengan rasa insecure, dikasih bumbu pikir-pendek yang agresif, ditaburi kecemasan post power syndrome. Rasa yang benar-benar kaya tergambar dari satu kalimat pendek yang justru makin membebani citra suaminya dan partainya.

Wisatawan Dadakan saat Kecelakaan Bermotor

Kecelakaan Bermotor? Karaktermu adalah Responmu

kecelakaan bermotor

Alkisah ada seorang pemuda biasa yang tidak neko-neko. Hidup biasa saja. Seperti layaknya hari biasa, ia berangkat pagi-pagi menuju kantor menggunakan mobil. Ia pun berangkat, tak ada yang spesial. Yang ‘spesial’ justru terjadi di sebuah fly-over lengang, sebuah motor berkecepatan lumayan tinggi di depannya tiba-tiba mengerem dengan pakemnya. Walau jaraknya jauh si pemuda tadi pun tak mampu menghindar dan lalu menabrak belakang motor naas tersebut hingga pemotor terpelanting jatuh ke aspal. Tak berapa lama, ada motor kedua yang lewat dan melindas pemotor pertama yang terjengkang di aspal tadi. Jadilah, dua orang pemotor jatu di aspal. Apa yang dilakukan si pemuda di tengah jalan lowong tersebut? Dengan resiko habis dipukuli, si pemuda turun dengan yakin. Terlepas salah atau pun tidak, ia merasa bertanggung jawab atas kesakitan orang lain. Setelah sukarela menanggung biaya pengobatan dan pelaporan ke kantor polisi, akhirnya semuanya beres. Pemotor pertama meminta maaf karena tiba-tiba mengerem dengan pakem, entah karena apa. Semuanya selesai dan untuk kasus ini tidak ada yang perlu dipersalahkan dari kecelakaan bermotor tersebut. Anak muda itu bukan seorang pahlawan, tapi jelas ia seorang gentleman yang ‘berani turun’ untuk ikut bertanggung jawab. Reaksinya dalam menghadapi krisis menunjukkan karakternya. Read more

Lowongan Kerja Sampingan Online di Nasionalis.Me

Yuk Dapatkan Kesempatan Kerja Sampingan Online :)

Sebagai langkah awal meningkatkan partisipasi para internet user lain dalam perkembangan situs nasionalis.me, maka web ini mencoba membuka beberapa lowongan pekerjaan informal yang bisa jadi menambah pundi-pundi pendapatan kamu  :bangga:

kerja sampingan online

Apa saja lowongan yang sedang dicari? Perhatikan beberapa lowongan kesempatan kerja sampingan online di bawah ini: 1. Freelancer Kolumnis Nasionalisme (Kebutuhan 10 Orang) Syarat: Memiliki perspektif yang cukup baik dalam dunia politik, cakap dalam memaparkan pendapat, dan mampu menulis dalam tata bahasa yang komunikatif. Imbal balik Kerja Sampingan Online sebagai Kolumnis:

  • Level A: Minimum Rp. 5,000 per tulisan pada 10 tulisan pertama
  • Level B: Setelah 10 tulisan pertama yang terbukti konsisten dalam kualitas dan idealisme, earning akan menjadi Rp 20,000 per tulisan.
  • Level C: Setelah 50 tulisan dengan kualitas konsisten akan menjadi Rp 35,000 per tulisan.
  • Level D: Setelah total 100 tulisan dengan kualitas yang konsisten akan menjadi Rp 50,000

Syarat per artikel:

  • Orisinal, tidak plagiat, dan tidak pernah ditampilkan pada website atau media apa pun lainnya. Artikel berdasarkan opini pribadi, tidak menyinggung SARA dan pelanggaran hukum lainnya
  • Artikel berkisar pada topik politik, sosial, maupun ekonomi
  • Tiap artikel mengandung minimal 600 kata
  • Identitas (atau alias) penulis akan ditampilkan pada tiap artikel sebagai apresiasi, namun penulis TIDAK BOLEH menerbitkan artikelnya di tempat lain.

Cara Apply Kerja Sampingan Online sebagai Kolumnis:

  • Segera kirimkan CV (surat lamaran) singkat kamu ke kontributor.nasionalisdotme@gmail.com
  • Lalu, sertakan juga 1 buah artikel kamu yang memenuhi syarat di atas untuk ditampilkan di nasionalis.me. Setiap artikel yang terpasang di nasionalis.me Anda berarti sudah diikutsertakan sebagai level A. Artikel pertama ini bisa bertopik apa saja yang terkait isu isu aktual di dunia politik, sosial, maupun ekonomi.
  • Kualitas tulisan-tulisan berikutnya akan terus menerus di review. Pihak nasionalis.me berhak menyetop partnership apabila kualitas tidak terpenuhi.

2. Promotor Lapak di Nasionalis.Me (Kebutuhan 2 Orang)

  • Nasionalis.me membuka fasilitas Pasang Lapak. Silakan lihat di sini.
  • Karena masih baru, Nasionalis.me berupaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan fasilitas tersebut kepada pengguna internet.
  • Oleh karena itu, kami membutuhkan 5 orang sebagai promotor / marketer yang selalu mempromosikan agar fasilitas Pasang Lapak di nasionalisme banyak digunakan oleh khalayak.

Imbal Balik Kerja Sampingan Online sebagai Promotor:

  • Level A: Tiap promotor akan diberikan target bulanan (per 1 orang promotor: minimal 150 lapak terpasang pada bulan 1). Untuk target yang tercapai promotor akan diimbalkan sebesar Rp. 150,000 pada bulan pertama.
  • Level B: Kemudian pada bulan kedua akan diberikan target yang berbeda (per 1 orang promotor: minimal 200 lapak terpasang pada bulan 2). Untuk target yang tercapai promotor akan diimbalkan sebesar Rp 250,000 pada bulan kedua.
  • Level C: Pada bulan 3 dan seterusnya target akan menjadi minimal 250 per bulannya. Untuk tiap target yang tercapai akan diimbalkan sebesar Rp 300,000.
  • Untuk tiap target yang tidak tercapai ada hitungan untuk imbalan yang dibayarkan. Formulanya adalah: (max imbalan : target yang diraih) * 0.65
  • Lapak TIDAK BOLEH dipasang sendiri oleh promotor, akan ada random check oleh admin, tiap pelanggaran tidak akan ada toleransi. Pemutusan kerjasama tanpa hak imbalan akan menjadi pinaltinya.

Cara Apply Kerja Sampingan Online sebagai Promotor:

  • Segera kirimkan CV (surat lamaran, termasuk identitas FB, Twitter) singkat kamu ke kontributor.nasionalisdotme@gmail.com
  • Deskripsikan dengan singkat cara kamu mempromosikan Lapak Nasionalis.Me nantinya
  • CV yang menarik akan segera dihubungi oleh admin.

Menunggu Banten Bebas: Gurita Dinasti Ratu Atut di Ambang Pecah?

Dinasti Atut: Dinasti Paling Sukses di Indonesia ada di Banten yang Miskin

Orang sering bilang dinasti Cendana, dinasti Cikeas, dinasti Soekarno, namun tidak ada yang segemilang dinasti Ratu Atut, dinasti Banten. Ibarat sebuah kesebelasan sepak bola, isinya adalah relasi dan kerabat Ratu Atut. Lagi, tidak seperti dinasti lain umumnya, di mana mereka tetap menggembleng terlebih dahulu penerusnya (terlepas memiliki bakat atau tidak), dinasti Banten cenderung instan.

Kesuksesan tersebut bukan cuma dalam bidang kekuasaan politik yang mana menjadikan Banten seperti milik keluarga, tapi juga urusan mengumpulkan harta. Terlepas bagaimana caranya (pembaca pikirkan sendiri saja), kekayaan keluarga Ratu Atut bisa dikategorikan WAH sekali. Dari beberapa lini berita kekayaan Ratu Atut di tahun 2006 mencapai angka Rp. 41 Milyar :wow: , jumlah itu hanya setengah dari kekayaan Airin Rachmi Diany (adik Ipar Atut) yang mencapai Rp. 103 Milyar :woow: . Betapa beruntungnya Ratu Atut dan keluarganya, karena artinya mereka tentu sangat amat berhemat untuk mengumpulkan kekayaan demikian banyaknya :ngikikngikik:. Wajar menjadi keluarga Ratu Atut menjadi sebuah prestise di Banten.