kartun pemilu 2014

PKS kurbankan SBY di Hari Raya Idul Adha 2013?

Hari Raya Idul Adha 2013: SBY Dikurbankan?

SBY marah dan emosional. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah atas pernyataan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq yang bilang dirinya terkait erat dengan Bunda Putri. Presiden membela diri dan menyatakan bahwa pernyataan Luthfi 1000 persen bohong. Ia mengaku tidak tahu, tidak kenal, dan tidak ada kaitannya. Terlepas banyak hal, nasionalis.me memahami kemarahan presiden SBY. Dan kalau pernyataan itu ternyata terbukti bohong, itu sangat keterlaluan.

hari raya idul adha 2013

Apa Motifnya?

Menarik untuk memahami posisi Luthfi yang berusaha menarik semua partai ke ‘comberan’ seperti yang terjadi pada PKS. Di tengah suasana hari Raya Idul Adha 2013 seperti sekarang, mengapa Ustad Luthfi tega mengait-ngaitkan SBY dengan bunda Putri? Ada beberapa beberapa kemungkinan memang.

Pertama, besar kemungkinan kalau SBY benar-benar tidak mengenal Bunda Putri dan sama sekali tidak terkait dengannya. Hanya saja, demi mengaburkan proses hukum dan memasukkan banyak unsur politik, Lutfhi dan tim PKS yang sekarang sudah tersudut juga ingin ‘membawa’ serta orang lain untuk sama-sama tercebur. Ustad Luthfi mungkin saja kesal kenapa PKS menjadi sasaran KPK, apalagi menuju 2014.

Jokowi Capres 2014 atau Menunggu Lagi?

jokowi capres pdip

Analisis Jokowi Capres 2014

2014 sudah di ujung pintu. Sebentar kita akan memasuki masa Ramadhan lalu Lebaran, seperti zona waktu warp ala Star Trek tiba-tiba sudah masuk bulan 9. Setelahnya, dijamin semua politikus akan semakin fokus bersiap untuk pemilu 2014. Semua janji manis yang sama diucapkan 5 tahun yang lalu akan kembali bergaung di sekitaran kita, semuanya demi satu hal: keterpilihan.

Untuk calon presiden, beberapa partai sudah clear. Golkar akan mengusung Abu Rizal Bakrie yang di benak masyarakat masih kental dengan isu lumpur Lapindo. Kemudian mungkin Prabowo dari Gerindra. Sementara simpang siur konvensi Demokrat yang bisa jadi menelurkan Mahfud MD atau pun Gita Wirjawan yang sudah acapkali disebut-sebut dan disorong-sorong oleh banyak pihak. Nah, dari PDI-P yang kali ini agak gamang. Siapa calonnya? Sebagian bilang tetap Ibu Mega, sebagian bilang mungkin calon muda dari PDI-P.

Hitung-hitungan dan kalkulasi merebak untuk partai yang disebut terakhir. Probabilitas paling mungkin adalah Megawati yang maju lagi, dipasangkan dengan beberapa calon nama yang santer disebut seperti Jusuf Kala. Jelas, kalau Mega-JK maju, kesempatan untuk menang akan cukup besar mengingat para pesaingnya relatif belum terlalu populer. Sebagian tentu mengenal Mahfud dan Gita, namun semakin ke pelosok, mungkin Megawati dan JK terlalu kuat terlupakan dari ingatan masyarakat.