Opini Berita Politik Terkini Indonesia & Referensi Situs Pemilu 2014

Kasus Seks TK JIS: Say No to Jakarta International Sodomi!

Kasus Seks TK JIS Bukti Predator Seks Merajalela

Gila, hanya itu yang bisa dikatakan bagaimana kasus penyimpangan seks akhir-akhir ini makin marak. Yang dulu-dulu menyerang wanita dewasa, kini korbannya makin lama makin muda. Bisa remaja, bisa anak kecil, bahkan sampai balita. Dan yang penyimpangan bukan hanya menjijikan karena mengorbankan anak kecil, namun juga bercampur dengan penyimpangan homoseksual juga.

Generasi muda Indonesia kini berada pada titik kritis kekerasan seksual. Pemuka agama dan pemerintah yang diharapkan mampu melindungi malah tetap berada di lingkaran yang sama yakni prihatin dan prihatin. Kontrol pendidikan dan hukum yang lemah makin menyuburkan parasit seksual di mana-mana. Ditambah kondisi masyarakat dan institusi sekolahan yang juga makin tidak peduli pada keamanan mental anak didik. Yang diutamakan hanya sisi komersil dan kognitif saja. Bayangkan, bagaimana mungkin ada setan seks pedofil yang bisa gentayangan di toilet anak TK? Bagaimana kontrol guru dan yayasan? Bukankah seharusnya pihak sekolah sewajarnya menemani murid TK saat ke toilet? Ada banyak bahaya yang mengintai kalau murid TK dibiarkan seolah sudah mandiri padahal ada banyak bahaya: mereka bisa terpeleset, diculik, atau seperti kasus ini disodomi.

Kasus Seks TK JIS: Say No to Jakarta International Sodomi!

Menyeramkan TK JIS (Jakarta International School) yang ternyata di berbagai berita juga dianggap ilegal oleh Mendikbud. Bagaimana TK yang dianggap bonafid tersebut bisa kelolosan para pelaku penjahat seksual? Ini menyeramkan sekali.

Bukan sekedar persoalan kejijikan dan trauma yang dialami si anak. Ini justru persoalan kondisi rentan lingkungan negara ini yang ternyata mudah dirasuki pelaku pedofil yang berjamaah. Kalau para penjahat pedofil ini mengorganisir diri, tamatlah riwayat generasi muda kita.

Sekarang siapa yang bisa memastikan kalau kejahatan ini terjadi semata-mata karena ada kesempatan? Sangat amat mungkin kalau memang para pelaku adalah penjahat kelamin yang terorganisir yang sengaja melamar melalui outsourcing untuk bisa mengakses masuk ke TK. Kalau sudah masuk di lingkungan yang penuh dengan anak TK, tinggal tunggu waktu saja mereka menjadi vampir dan menghisap habis masa depan dan mental anak-anak.

Kasus Seks TK JIS

Pemerintah harus bergerak untuk menghentikan kegilaan ini. Cukup kasus seks TK JIS menjadi yang terakhir. Orang tua dan lingkungan harus waspada. Pendidikan mengenai organ seksual dan tindakan preventif terhadap pencabulan harus diajarkan sejak dini. Contoh sederhana deh: dari rumah orang tua harus sudah berpesan pada anak untuk teriak atau menolak jika ada yang mulai mencium atau memegang organ seks mereka.

Hukuman berat juga harus diupayakan pemerintah terhadap predator seks seperti ini. Jangan sampai hukuman ringan menjadi preseden buruk bagi perlindungan anak Indonesia. Sekali lagi lihat lingkungan kita masing-masing dan jangan pernah lengah, sebab predator pasti lihai untuk berkamuflase. Pemerintah dan masyarakat harus bisa membumihanguskan penyakit masyarakat ini. Jangan biarkan jaringan predator seks terorganisir masuk ke negeri ini. Kalau sempat masuk ibu kota kita ini bisa-bisa berubah nama jadi Jakarta International Sodomi.

Kasus Seks TK JIS: Say No to Jakarta International Sodomi! by nasionalis.me