Opini Berita Politik Terkini Indonesia & Referensi Situs Pemilu 2014

Teori Vaksinasi: Kenapa FPI Tidak Dibubarkan?

Mencoba Menjawab Misteri Dekade ini: Kenapa FPI Tidak Dibubarkan?

Bagi yang mengharap jawaban pasti alasan Front pimpinan Habib Rizieq ini tetap dipelihara, Anda salah masuk. Artikel ini hanyalah secuil perspektif berbeda yang justru hanya memunculkan hipotesis yang lain. Namun mungkin layak disimak.

Banyak masyarakat geram, kenapa FPI tidak dibubarkan padahal sudah banyak alasan kuat untuk itu. Mulai dari sweeping, perusakan, penyulut keresahan, hingga penyebutan “pecundang” untuk presiden SBY. Adakah benar bahwa FPI dibekingi untuk tujuan keuntungan materi bagi oknum aparat dibelakangnya? Atau adakah yang lain?

kenapa fpi tidak dibubarkan

Lagi-lagi, jangan berharap suatu kepastian dari artikel ini karena artikel ini sudah men-disclaimer terlebih dahulu bahwa artikel ini hanya memberikan sebuah hipotesis. Sebuah hipotesis yang mungkin sama tidak reliable-nya ketika FPI menyalahkan Wahyudi dan Mama Rika untuk penangkapan kader-kadernya.

Kenapa FPI Tidak Dibubarkan Berkaitan Dengan Keuntungan Materi Oknum Aparat?

Penulis rasa tidak. Oknum aparat tidak memerlukan FPI sekedar hanya untuk melakukan pungli kok. Buat apa “membagi dua” pungli dengan organisasi yang justru makin memberatkan kerja dan kredibilitas aparat toh?

Penulis justru merasa hal ini berkaitan dengan teori Vaksinasi atau Imunisasi (bukan teori konspirasi yaa :P). Seperti jaman kita kecil, dokter memberikan kita dosis tertentu virus flu agar badan kita menciptakan antibodi dan menjadi kebal terhadap virus flu tersebut di kemudian hari.

Bukan rahasia, gerakan politik Islam (baca: ini bukan gerakan Islam sebagai sebuah agama) seringkali meresahkan banyak kemapanan politik sebuah negara dan konstitusi. Tidak perlu jauh-jauh, masih ingat bukan dengan kasus percobaan pemberontakan DI/TII yang langsung diberantas? Atau kasus terbaru di Mesir yang mana Ikhwanul Muslimin diberangus oleh militer Mesir dan itu pun direstui oleh Arab Saudi. Bukan apa-apa, sebagai negara mayoritas Muslim, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi “surga” para ekstrimis radikal gerakan politik Islam yang tentunya bisa merepotkan institusi pemerintahan yang telah ada sekarang.

Berkaitan dengan itu, FPI yang cenderung “blangsak” seakan merupakan setting suatu pihak untuk menciptakan virus vaksinasi terukur demi membuat masyarakat kebal dan bahkan muak dengan radikalisme dan ekstrimisme gerakan politik Islam. Hasil yang diharapkan adalah masyarakat menjadi kebal terhadap iming-iming gerakan politik Islam radikal, sehingga gerakan semacam itu tidak bisa tumbuh di bumi pertiwi. Mungkin itu salah satu logika motif yang cukup pas untuk menjawab kenapa fpi tidak dibubarkan hingga sekarang.

Mungkin bagi Anda pemerhati FPI semenjak beberapa tahun lalu bisa merasakan kebenaran teori vaksinasi ini. Sekitar 5-7 tahun lalu, berita kekerasan FPI acapkali masih mendapatkan simpati dari beberapa masyarakat. Namun kian kemari, FPI sepertinya kehilangan banyak sekali dukungan dari masyarakat luas, kalau pun ada yang mendukung itupun hanya dari media dan kelompok-kelompok yang mirip.

 

  • Bantu dukung kami dengan LIKE & FOLLOW sosial media kami sembari menyebarkannya ke teman-teman kamu. Thanks!
  • Nasionalis.me berfokus pada opini politik yang disajikan dengan lugas dan gamblang. Sekarung subjektifitas akan menghasilkan objektifitas dengan sendirinya.