(Bagus buat di Share): Bagaimana Era 1900an Mem-Prediksi tahun 2000?

Jangan Lupa Share Post ini ke teman-teman kamu lewat Facebook atau Twitter.

Ketika di tahun awal 2000-an orang masih banyak menggunakan floppy disk yang hanya cukup menampung 1,sekian MB data, kita terkaget-kaget dengan keluarnya sebuah device kecil dengan istilah flash disk yang mampu menampung 64MB hingga 128 MB. Lalu di pasaran elektronik masih gagap ketika 1-2 tahun kemudian memory yang dapat ditampung makin besar, hingga 512MB lalu 1 GB. Sekarang kamu udah ga heran mungkin dengan flash disk kecil sampai 16GB, 32GB, sampai mini-hardisk yang bisa menampung kisaran 2000GB.

Juga pada tahun 1998, demo mahasiswa digerakkan oleh handphone dan teknologi SMSnya yang masih gres banget. Mungkin mereka gak membayangkan layar telepon genggam yang pada saat itu masih sangat simple akan berubah dahsyat 5-6 tahun kemudian ketika Nokia 7650 membuat mata banyak konsumen terbelalak.

Tentu masih inget kan dengan handphone Nokia di gambar di atas? Apalagi kalau dilihat teknologi selanjutnya pastilah Blackberry dan terkahir iPhone dan iPad bukanlah sesuatu yang mudah dibayangkan oleh konsumen masa itu. Sebuah loncatan quantum!

Begitu pula dengan saudara tua kita tahun 1910-an. Saat itu pastilah berbagai prediksi menyeruak tentang bagaimanakah rupa teknologi di tahun 2000-an. Lucunya, sebagian ide yang ditampilkan sudah mampu terpenuhi oleh teknologi di tahun 2000an, sebagian lagi belum ada dan tetap menjadi sebuah ide klasik yang futuristik bahkan bagi orang di jaman sekarang! Namun, secara personal, saya pikir ide-ide teknologi tersebut kadang tidak ada di tahun 2000-an bukan karena kita tidak mampu menciptakannya, tapi alih-alih karena tidak perlu aja!

Adalah Kristina Killgrove, seorang antropolog di University of North Carolina, memiliki koleksi menarik dari kartu pos dilukis oleh seniman Perancis Villemard di tahun 1900 sangat awal. Lukisannya dimaksudkan untuk menggambarkan kehidupan futuristik pada tahun 2000. Berikut beberapa dokumentasi mengenai foto-fotonya yang menganggumkan.

 

Kalau yang di bawah ini mungkin zaman kita sudah melewatinya:4

1

23

 

Tapi mungkin untuk yang berikutnya ini kayaknya lebih pas kalau dibilang mungkin zaman kita sekarang tidak membutuhkan teknologi macam ini. Walau kita bisa ciptainnya, tapi karena secara sisi bisnis tidak feasible akhirnya ya gak tercipta. Ya wong gak perlu kan?

6

7

89